Beranda / OLAHRAGA / Menpora Resmikan Pelatihan Penggerak Olahraga Disabilitas di Karanganyar

Menpora Resmikan Pelatihan Penggerak Olahraga Disabilitas di Karanganyar

Menpora RI Erick Thohir membuka program Training of Trainers (TOT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Indonesia Paralympic Training Center, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng) Foto: Litera.com

LITERA7.COM, KARANGANYAR – Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, resmi membuka program Training of Trainers (TOT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Indonesia Paralympic Training Center, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (11/5).

Program hasil kolaborasi Kemenpora bersama National Paralympic Committee Indonesia itu diikuti sekitar 200 peserta dari 29 daerah di Indonesia.Dalam sambutannya, Erick menegaskan pembinaan atlet disabilitas membutuhkan dukungan pelatih yang kompeten dan memiliki pemahaman khusus terkait olahraga inklusif.

Menurutnya, keberadaan penggerak olahraga di daerah menjadi kunci lahirnya atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.

“Pembangunan atlet disabilitas tidak bisa berjalan tanpa pelatih yang kompeten. Karena itu kami bersama NPC Indonesia menghadirkan program ini agar daerah memiliki penggerak olahraga yang memahami bagaimana mencetak atlet-atlet berprestasi,” ujar Erick.

Ia menambahkan, program TOT tersebut akan terus dikembangkan dan ditingkatkan jumlah pesertanya setiap tahun agar semakin banyak daerah memiliki tenaga pelatih olahraga disabilitas yang tersertifikasi.

“Kami berharap program ini terus berlanjut setiap tahun dan semakin banyak peserta yang dilibatkan. Semakin banyak pelatih yang tersertifikasi, maka pembinaan olahraga disabilitas di Indonesia juga akan semakin kuat,” tambahnya.

Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia, Senny Marbun, turut mengapresiasi langkah Kemenpora yang dinilai menjadi terobosan penting dalam memperkuat pembinaan olahraga disabilitas nasional.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya soal prestasi, tetapi juga pemerataan akses pembinaan bagi penyandang disabilitas di berbagai daerah.Program TOT Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif serta membuka peluang lebih besar bagi lahirnya atlet-atlet disabilitas berprestasi di Indonesia.(Naw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *